Muara Enim, Kemenag Sumsel—
Semangat mencintai Al-Qur’an terus ditanamkan di lingkungan MTsN 2 Muara Enim melalui kegiatan tutor sebaya hafalan tahfiz yang dilaksanakan pada Rabu 4/11/2026 di kelas 8E. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membangun budaya belajar yang aktif, religius, dan saling mendukung antarsiswa.
Dalam kegiatan tersebut, Yukisya Tamara dipercaya menjadi tutor sebaya yang membimbing teman-temannya dalam menghafal ayat-ayat Al-Qur’an. Dengan penuh semangat, Tamara membantu teman-temannya mengulang hafalan, memperhatikan kelancaran bacaan, serta saling menyimak agar hafalan semakin kuat dan terjaga.
Metode tutor sebaya memberikan kesempatan kepada siswa untuk tidak hanya belajar dari guru, tetapi juga berbagi pengetahuan dengan teman sendiri. Suasana belajar pun terasa lebih akrab dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk memiliki rasa percaya diri, tanggung jawab, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama.
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tutor sebaya tahfiz tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah positif dalam membentuk karakter religius sekaligus mengembangkan potensi kepemimpinan siswa.
“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi inisiatif dan semangat siswa dalam melaksanakan tutor sebaya tahfiz. Kegiatan ini bukan hanya membantu meningkatkan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dibudayakan sehingga semakin banyak siswa yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Sementara itu, Yukisya Tamara selaku tutor sebaya mengungkapkan rasa senangnya karena mendapat kesempatan membimbing teman-temannya dalam menghafal Al-Qur’an.
“Saya merasa senang dan bersyukur bisa menjadi tutor bagi teman-teman. Melalui kegiatan ini, saya juga bisa belajar kembali untuk memperkuat hafalan sendiri. Harapan saya, kami semua semakin semangat menghafal Al-Qur’an, saling membantu ketika ada kesulitan, dan bisa menjaga hafalan yang sudah dipelajari,” tutur Tamara.
Kegiatan tutor sebaya tahfiz ini menjadi bukti bahwa semangat belajar Al-Qur’an dapat tumbuh melalui kebersamaan. Dari ruang kelas, para siswa belajar bahwa menghafal Al-Qur’an bukan sekadar mengejar banyaknya ayat yang diingat, tetapi juga membangun kedisiplinan, memperbaiki akhlak, dan menumbuhkan kecintaan terhadap kalam Allah SWT.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, MTsN 2 Muara Enim terus berkomitmen menghadirkan lingkungan madrasah yang religius, berkarakter, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.LM
