MTsN 2 Muara Enim EKOTEOLOGI Bukan Sekadar Program, Ekoteologi di MTsN 2 Muara Enim Tumbuhkan Kepedulian Nyata Siswa

Bukan Sekadar Program, Ekoteologi di MTsN 2 Muara Enim Tumbuhkan Kepedulian Nyata Siswa

Muara Enim (Kemenag Sumsel)—

Penerapan ekoteologi di MTsN 2 Muara Enim tercermin melalui kepedulian siswa terhadap lingkungan madrasah. Pada Rabu (14/10/2026), siswa kelas 9F berinisiatif merawat tanaman di kebun madrasah tanpa menunggu instruksi guru. Kegiatan ini menunjukkan tumbuhnya kesadaran siswa untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui tindakan nyata.

Para siswa membersihkan rumput liar, menyiram tanaman sayur dan hias, serta menggemburkan tanah di sekitar tanaman. Mereka melakukan kegiatan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan madrasah yang menjadi ruang belajar bersama.

Aksi ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai ekoteologi, yaitu pemahaman yang menghubungkan ajaran keagamaan dengan tanggung jawab manusia dalam menjaga alam. Melalui kegiatan sederhana tersebut, siswa belajar bahwa merawat lingkungan bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk kepedulian yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, terus mendorong pembentukan karakter siswa melalui pembiasaan positif yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan. Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu sikap yang perlu ditanamkan agar siswa mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata.

Kegiatan merawat tanaman juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar bertanggung jawab, menjaga kebersihan, dan memahami pentingnya perawatan lingkungan secara berkelanjutan. Kebun madrasah tidak hanya menjadi ruang penghijauan, tetapi juga sarana pembelajaran untuk membangun kepedulian terhadap alam.

Inisiatif siswa kelas 9F memperlihatkan bahwa pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dapat mendorong tumbuhnya kesadaran tanpa harus selalu bergantung pada arahan guru. Sikap tersebut menjadi langkah positif dalam membangun budaya peduli lingkungan di MTsN 2 Muara Enim.

Melalui penerapan ekoteologi, madrasah berupaya membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan akhlak yang baik, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi. Kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan sederhana diharapkan menjadi kebiasaan yang terus tumbuh, baik di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari. (SM)

0 Likes

Author: humas-dev-2026