MTsN 2 Muara Enim Berita Lima Kunci Menjaga Keberkahan Ilmu, MTsN 2 Muara Enim Tanamkan Nilai Takwa dan Adab kepada Siswa

Lima Kunci Menjaga Keberkahan Ilmu, MTsN 2 Muara Enim Tanamkan Nilai Takwa dan Adab kepada Siswa

Muara Enim (Kemenag Sumsel)—

Kecerdasan akademik perlu berjalan beriringan dengan ketakwaan dan akhlak mulia agar ilmu yang diperoleh membawa keberkahan. Pesan inilah yang ditekankan Bapak Syarif Husin saat menyampaikan amanat pembina upacara bendera di MTsN 2 Muara Enim, Senin (26/10/2026). Melalui lima pesan penting tentang menjaga ilmu, ia mengajak seluruh peserta didik menjadikan kebiasaan beribadah, menjaga kebersihan, memperkuat ketakwaan, dan mengutamakan adab sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Di hadapan peserta upacara yang terdiri atas siswa, guru, dan pegawai madrasah, Syarif Husin menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur melalui nilai akademik dan banyaknya pengetahuan yang dikuasai. Pendidikan juga harus mampu membentuk pribadi yang beriman, berdisiplin, menghormati sesama, serta memiliki tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam amanatnya, ia menyampaikan lima perkara yang perlu diperhatikan oleh setiap penuntut ilmu agar ilmu yang dipelajari tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk kepribadian dan mendatangkan manfaat.

Pertama, membiasakan salat malam meskipun hanya dua rakaat. Peserta didik diajak melatih kedisiplinan beribadah melalui amalan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Salat malam menjadi salah satu ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan ketenangan hati dan kesungguhan dalam menjalani aktivitas belajar.

Kedua, menjaga wudhu sebagai bagian dari pembiasaan hidup bersih dan kesadaran beribadah. Kebiasaan ini diharapkan menumbuhkan kedisiplinan spiritual serta mengingatkan peserta didik untuk senantiasa menjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Ketiga, memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT. Menuntut ilmu hendaknya dilandasi niat yang baik dan diwujudkan melalui perilaku terpuji. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh tidak hanya berguna untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi bekal dalam menentukan sikap dan mengambil keputusan yang benar.

Keempat, menjaga kebersihan diri, salah satunya melalui kebiasaan bersiwak yang dicontohkan dalam ajaran Islam. Pesan ini mengingatkan peserta didik bahwa kebersihan merupakan bagian dari pembiasaan hidup sehat sekaligus cerminan kepedulian terhadap diri sendiri dan lingkungan.

Kelima, mengutamakan adab dalam menuntut ilmu. Poin ini menjadi penegasan bahwa penghormatan kepada guru, orang tua, dan sesama merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Kepintaran harus disertai sikap santun, rendah hati, dan kesediaan menerima nasihat agar ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Pesan tersebut selaras dengan komitmen MTsN 2 Muara Enim dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan akhlak mulia. Pembiasaan nilai-nilai keagamaan diharapkan menjadi fondasi bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan pergaulan dan perkembangan zaman.

Melalui amanat upacara ini, seluruh warga madrasah diajak memahami bahwa keberhasilan pendidikan merupakan perpaduan antara ilmu, iman, dan adab. Pengetahuan yang luas perlu disertai kesadaran untuk mengamalkannya, sedangkan prestasi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab dan penghormatan kepada orang lain.

Upacara bendera pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan rutin setiap Senin. Momentum tersebut menjadi ruang pembinaan karakter untuk menguatkan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan peserta didik, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Dengan menanamkan kebiasaan beribadah, memperkuat ketakwaan, menjaga kebersihan, dan menjunjung tinggi adab, MTsN 2 Muara Enim terus berupaya menumbuhkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. (SM)

0 Likes

Author: humas-dev-2026