Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di kelas 7E MTsN 2 Muara Enim, Senin (26/10/2026), mengajak siswa merenungkan kekuasaan dan rahmat Allah SWT melalui ciptaan-Nya. Dengan mengkaji Surah Asy-Syams ayat 1–10 dan Surah Ali ‘Imran ayat 190, siswa diarahkan untuk memahami tanda-tanda kebesaran Allah sekaligus menumbuhkan rasa syukur dan memperkuat keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Guru Al-Qur’an Hadis, Neitha Chelvi Alviana, membimbing siswa memahami kandungan kedua surah tersebut yang mengajak manusia memperhatikan ciptaan Allah SWT dan mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran-Nya. Surah Asy-Syams menggambarkan kebesaran Allah melalui matahari, bulan, siang, malam, serta penciptaan jiwa manusia. Sementara itu, Surah Ali ‘Imran ayat 190 menjelaskan bahwa penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang merupakan tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal.
Melalui materi tersebut, siswa diajak memahami bahwa fenomena alam bukan sekadar peristiwa yang dijumpai setiap hari, melainkan juga kesempatan untuk merenungkan kekuasaan Sang Pencipta. Pemahaman ini diharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa berbagai nikmat kehidupan merupakan rahmat Allah SWT yang patut disyukuri.
Pembelajaran juga menekankan pentingnya menghubungkan pemahaman ayat dengan perilaku sehari-hari. Kandungan Surah Asy-Syams ayat 9–10, yang menjelaskan keberuntungan orang yang menyucikan jiwanya dan kerugian orang yang mengotorinya, menjadi pengingat bagi siswa untuk menjaga hati, mengendalikan diri, dan membiasakan perbuatan baik.
Sementara itu, pesan Surah Ali ‘Imran ayat 190 mendorong siswa untuk menggunakan akal dalam mengamati dan merenungkan ciptaan Allah. Melalui pemahaman tersebut, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga memiliki rasa ingin tahu, sikap reflektif, dan kesadaran untuk menghargai alam sebagai bagian dari ciptaan-Nya.
Nilai-nilai yang dipelajari diharapkan tercermin dalam tindakan nyata, seperti bersyukur atas nikmat Allah, menjaga kebersihan lingkungan, menghormati orang tua dan guru, berkata jujur, serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain. Dengan demikian, pembelajaran Al-Qur’an Hadis tidak berhenti pada pemahaman kandungan ayat, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai keimanan dan akhlak mulia.
Melalui pembelajaran ini, MTsN 2 Muara Enim terus berupaya mengintegrasikan pengetahuan keagamaan dengan pembentukan karakter peserta didik. Pemahaman terhadap Surah Asy-Syams dan Surah Ali ‘Imran diharapkan membantu siswa semakin mengenal kebesaran Allah SWT, mensyukuri rahmat-Nya, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.(SM)
