Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi peserta didik, MTsN 2 Muara Enim memperkuat koordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Enim 2 Muara Enim, Senin (12/10/2026).
Pertemuan silaturahmi ini dihadiri Kepala SPPG Tanjung Enim 2, Ahkam Gagah Wahyudi, Pengawas SPPG Kecamatan Lawang Kidul, Agis, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Sherly Margita, serta Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Alpisahriah. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program MBG di MTsN 2 Muara Enim.
Bagi madrasah, program MBG bukan sekadar penyediaan makanan, melainkan bagian dari upaya mendukung kesehatan dan tumbuh kembang peserta didik. Pemenuhan gizi yang baik diharapkan dapat membantu siswa lebih siap mengikuti pembelajaran, berkonsentrasi, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan madrasah.
Dalam koordinasi tersebut, sejumlah aspek menjadi perhatian bersama, mulai dari kelancaran distribusi makanan, kualitas dan kebersihan sajian, hingga penguatan komunikasi apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaan program. Koordinasi ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan masukan guna mendukung perbaikan layanan secara berkelanjutan.
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, melalui Waka Humas Sherly Margita dan Waka Kesiswaan Alpisahriah, menegaskan pentingnya sinergi antara madrasah dan pihak terkait agar pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran penyaluran makanan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran siswa mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat. Dengan demikian, program MBG dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang mendukung kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran.
Melalui koordinasi bersama SPPG Tanjung Enim 2 dan Pengawas SPPG Kecamatan Lawang Kidul, MTsN 2 Muara Enim berkomitmen mendukung keberlanjutan program MBG melalui komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang responsif.
Langkah ini menjadi wujud kepedulian madrasah terhadap kebutuhan peserta didik sekaligus upaya mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berprestasi. (SM)
