MTsN 2 Muara Enim Berita Wajah Baru Humas Kemenag Sumsel: Menenun Citra Melalui Karya dan Silaturahmi

Wajah Baru Humas Kemenag Sumsel: Menenun Citra Melalui Karya dan Silaturahmi

Muara Enim (Kemenag Sumsel)—

Di tengah hiruk-pikuk kota Palembang, suasana di Hotel Amaris sore ini terasa berbeda. Rabu (11/02/2026), puluhan praktisi humas dari berbagai penjuru Sumatra Selatan berkumpul dengan satu misi yaitu mengubah cara pandang masyarakat terhadap birokrasi melalui komunikasi yang lebih hangat dan transparan.

Acara bertajuk Rapat Koordinasi Kehumasan, PPID, dan Anugerah Humas Awards 2026 ini dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan. Namun, ini bukan sekadar seremoni penyerahan piala. Di atas podium, Syafitri memberikan pesan mendalam tentang “ruh” dari seorang humas.

Beliau menegaskan bahwa setiap piagam yang diterima harus menjadi pendorong bagi langkah-langkah konkret di lapangan. Tujuannya satu yaitu memastikan citra Kementerian Agama semakin lekat dan positif di hati masyarakat.

Bagi Syafitri, ajang ini adalah momen langka untuk “pulang” ke rumah besar Kemenag. Ia ingin pengelolaan PPID dan Humas Award menjadi ajang silaturahmi yang mampu mencairkan kaku-nya birokrasi, sekaligus menjadi cermin untuk menata satuan kerja (Satker) agar lebih tertib dan profesional.

Semangat perubahan itu terpancar jelas dari wajah para peserta, termasuk tim dari MTsN 2 Muara Enim. Dipimpin langsung oleh sang Kepala Madrasah, Umi Misliyani, tim ini datang dengan formasi lengkap Waka Humas Sherly Margita, serta tiga punggawa humasnya, M. Arsidi, Lia Mariati, dan Septian Pratama.

Bagi Umi Misliyani, kehadiran mereka di Palembang bukan sekadar memenuhi undangan. Ada tanggung jawab besar yang dibawa dari daerah.

“Kami memandang humas sebagai ‘wajah’ yang berinteraksi langsung dengan wali murid dan publik,” tutur Umi di sela acara.

Ia menambahkan bahwa terinspirasi dari arahan Kakanwil, MTsN 2 Muara Enim berkomitmen untuk menata manajemen informasi dengan lebih apik.

“Kami ingin setiap prestasi siswa dan program madrasah bukan hanya menjadi catatan internal, tapi menjadi kabar baik yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, ” Tambah Misly.

Di era digital 2026, tantangan humas memang kian kompleks. Namun, melalui Rakor ini, Kemenag Sumsel ingin menunjukkan bahwa di balik setiap data dan informasi, ada upaya untuk terus melayani dan mengayomi.

Pertemuan di Hotel Amaris ini menjadi pengingat bahwa citra yang baik tidak dibangun dengan kata-kata manis semata, melainkan dari langkah konkret, tata kelola yang rapi, dan silaturahmi yang tak pernah putus. Karena pada akhirnya, humas adalah tentang manusia yang melayani manusia lainnya. (SM)

5 Likes

Author: admin