Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Kecerdasan dan prestasi akademik harus berjalan beriringan dengan adab dan akhlak mulia. Pesan tersebut menjadi penekanan dalam upacara bendera di MTsN 2 Muara Enim, Senin (19/10/2026), saat Yeni Mardiani, guru Akidah Akhlak, bertindak sebagai pembina upacara.
Upacara yang berlangsung di halaman madrasah tersebut diikuti oleh siswa, dewan guru, dan staf pegawai dengan tertib dan khidmat. Dalam amanatnya, Yeni Mardiani mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari tingginya nilai akademik atau banyaknya prestasi yang diraih, tetapi juga dari sikap dan perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa adab kepada orang tua, guru, dan sesama merupakan fondasi penting yang harus dimiliki setiap siswa. Ilmu pengetahuan perlu diimbangi dengan kesantunan, kejujuran, tanggung jawab, dan kerendahan hati agar memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Ilmu memang penting untuk membuka jendela dunia, tetapi adab dan akhlak menjadi landasan untuk meraih kemuliaan hidup. Karena itu, jadilah siswa yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga santun dalam bersikap dan mulia dalam berperilaku,” tegasnya.
Menurutnya, prestasi sejati tidak hanya ditunjukkan melalui keberhasilan di ruang kelas atau kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga melalui kemampuan menerapkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh siswa bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Pendidikan madrasah tidak hanya bertujuan melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan upacara dilanjutkan dengan pengumuman prestasi madrasah serta penyerahan cinderamata kepada pegawai yang memasuki masa purna bakti sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Muara Enim terus memperkuat pendidikan karakter dengan menanamkan nilai-nilai adab dan akhlak mulia kepada peserta didik. Harapannya, siswa tidak hanya mampu meraih prestasi akademik dan nonakademik, tetapi juga menjadikan perilaku terpuji sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (SM)
