MTsN 2 Muara Enim Berita Muhadharah MTsN 2 Muara Enim Tanamkan Keberanian Siswa Keluar dari Zona Nyaman

Muhadharah MTsN 2 Muara Enim Tanamkan Keberanian Siswa Keluar dari Zona Nyaman

Muara Enim (Kemenag Sumsel)—

MTsN 2 Muara Enim kembali melaksanakan kegiatan muhadharah pekanan pada Jumat (4/9). Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah tersebut diikuti oleh murid, guru, dan staf madrasah.

Pada kesempatan tersebut, Azio Dapian Wijaya, murid kelas 9F, mendapat kesempatan menyampaikan ceramah dengan tema “Pintu Kesuksesan Terbuka bagi Anak yang Berani Keluar dari Zona Nyaman”.

Dalam ceramahnya, Azio mengajak teman-temannya untuk berani mencoba hal-hal baru dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Ia menyampaikan bahwa keberanian mengambil kesempatan dapat membantu seseorang mengenali dan mengembangkan potensi yang dimilikinya.

“Jangan takut gagal ketika mencoba sesuatu yang baru. Dari keberanian untuk mencoba, kita bisa belajar, berkembang, dan mengetahui kemampuan yang ada dalam diri kita,” ujar Azio.

Menurut Azio, murid dapat mulai menerapkan keberanian tersebut dalam berbagai kegiatan di madrasah, seperti aktif dalam pembelajaran, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, berkompetisi, maupun berani menyampaikan pendapat di depan orang lain.

Kegiatan muhadharah juga menjadi sarana bagi murid untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum. Murid yang mendapat tugas tampil dituntut untuk mempersiapkan materi, menyampaikannya dengan baik, serta membangun kepercayaan diri saat berhadapan dengan banyak orang.

Kepala MTsN 2 Muara Enim Misliyani mengatakan kegiatan muhadharah memberikan kesempatan kepada murid untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membentuk karakter.

“Melalui muhadharah, anak-anak belajar berani tampil, menyampaikan gagasan, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Kemampuan tersebut penting untuk mendukung perkembangan mereka, baik dalam pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pelaksanaan muhadharah secara rutin diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri murid. Kesempatan tampil secara bergantian juga menjadi proses pembelajaran bagi murid untuk mengatasi rasa gugup dan membiasakan diri berkomunikasi di depan orang lain.

Bagi MTsN 2 Muara Enim, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter. Melalui kegiatan yang sederhana dan dilakukan secara berkelanjutan, madrasah berupaya membangun murid yang lebih percaya diri, berani mengambil kesempatan, serta mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya. (SM)

1 Likes

Author: humas-septian