Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Perkembangan teknologi digital terus membawa perubahan positif di dunia pendidikan. Hal ini terlihat di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Muara Enim, di mana siswa kelas VII dan VIII melaksanakan Ujian ASAS Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan sistem scan barcode untuk mengakses soal ujian via aplikasi exambrowser, Jumat (5/6/2026) di seluruh ruang ujian ASAS (Asesmen Sumatif Akhir Semester) Genap Tahun Pelajaran 2025/2026.
Pada pagi hari ini, mata pelajaran yang diujikan adalah bahasa Inggris. Para siswa cukup memindai barcode yang telah disediakan oleh pengawas untuk langsung mendapatkan soal ujian melalui perangkat yang digunakan, sehingga proses menjadi lebih cepat, efisien, dan minim penggunaan kertas.
Salah satu siswi kelas VIII D, Zaky Yudha Pratama, mengungkapkan bahwa penggunaan sistem scan barcode membuat proses ujian menjadi lebih praktis dan cepat. “Kami tidak perlu lagi menunggu pembagian soal kertas. Setelah barcode dipindai, soal langsung muncul di perangkat. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi sehingga kami lebih siap menghadapi perkembangan digital,” ujarnya.
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Umi Misliyani, menyampaikan bahwa penerapan sistem ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam mengikuti perkembangan zaman. Ia berharap digitalisasi ujian dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan serta membiasakan siswa dengan teknologi.
“Manfaatkan kemudahan ini dengan sebaik-baiknya. Tetap jujur, disiplin, dan fokus dalam mengerjakan soal. Semoga hasil yang diperoleh maksimal dan membanggakan,” pesan Kamad MTsN 2 Muara Enim kepada seluruh peserta ujian.
Penerapan ujian berbasis barcode di MTsN 2 Muara Enim diharapkan tidak hanya meningkatkan efektivitas pelaksanaan ujian, tetapi juga menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi. Digitalisasi pendidikan merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, melek teknologi, dan mampu bersaing di era transformasi digital. Melalui sistem yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan, madrasah turut berkontribusi dalam menciptakan budaya belajar yang relevan dengan kebutuhan masa depan serta mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas bagi masyarakat.(EA)
