MTsN 2 Muara Enim Berita MTsN 2 Muara Enim Konsisten Rawat Ekosistem Buatan demi Kelestarian Lingkungan Berkelanjutan

MTsN 2 Muara Enim Konsisten Rawat Ekosistem Buatan demi Kelestarian Lingkungan Berkelanjutan

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

MTsN 2 Muara Enim terus memperkuat komitmennya sebagai madrasah yang berwawasan lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan aksi nyata dalam merawat ekosistem buatan guna menjaga keberlangsungan keanekaragaman hayati di lingkungan madrasah, Senin (27/04).

Aksi lingkungan kali ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum (Wakakur) sekaligus Ketua Tim Adiwiyata MTsN 2 Muara Enim, Badrul Kamal. Mengenakan perlengkapan sederhana dan topi caping, ia turun langsung melakukan pemeliharaan kolam ekosistem yang menjadi salah satu pusat oksigen dan estetika di area madrasah.

Badrul Kamal menyampaikan bahwa perawatan ekosistem ini merupakan bagian dari upaya menciptakan laboratorium alam bagi para siswa. Menurutnya, menjaga kebersihan dan sirkulasi pada ekosistem buatan sangat krusial agar fauna dan flora di dalamnya dapat berkembang dengan baik.

“Pendidikan lingkungan bukan hanya soal teori di bangku kelas, tapi bagaimana kita memberikan contoh nyata. Dengan merawat ekosistem ini secara konsisten, kita sedang membangun pondasi kelestarian alam yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh seluruh warga madrasah,” ujar Badrul Kamal di sela-sela kegiatannya.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani. Ia menekankan bahwa konsistensi adalah kunci utama dalam keberhasilan program Adiwiyata dan pelestarian lingkungan berkelanjutan.

“Saya sangat mengapresiasi dedikasi Pak Badrul dan tim. Inisiatif seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap lingkungan. Kami berharap MTsN 2 Muara Enim tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi pelopor dalam gerakan peduli lingkungan di tingkat daerah,” tegas Misliyani.

Keberadaan ekosistem buatan yang terawat di MTsN 2 Muara Enim kini menjadi salah satu sarana edukasi efektif bagi siswa untuk mempelajari interaksi makhluk hidup secara langsung. Selain itu, suasana hijau yang tercipta diharapkan mampu meningkatkan konsentrasi dan kenyamanan siswa dalam menjalani aktivitas belajar sehari-hari. (SM)

5 Likes

Author: humas-dev-2026