Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Suasana religius terasa kental di lingkungan MTsN 2 Muara Enim selama pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadan yang dilaksanakan dari tanggal 9-13 Februari 2026. Di tengah lantunan ayat suci dan semangat belajar para siswa, salah satu materi yang menjadi perhatian utama adalah membenarkan bacaan dan gerakan sholat. Materi ini diberikan sebagai upaya menanamkan pemahaman ibadah yang benar sekaligus memperkuat kualitas sholat para peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa dibimbing untuk memahami kembali setiap bacaan dalam sholat serta mempraktikkan gerakan sholat yang sesuai dengan tuntunan. Guru pembimbing secara langsung memperagakan setiap gerakan, mulai dari takbiratul ihram, rukuk, sujud, hingga salam, sembari menjelaskan makna dan tata cara yang benar.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembelajaran. Mereka tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga mempraktikkan gerakan sholat secara langsung sehingga kesalahan-kesalahan kecil dapat segera diperbaiki.
Salah satu siswa kelas VII D, Ambel, mengaku senang mengikuti materi tersebut karena membuatnya lebih memahami cara sholat yang benar.
“Melalui kegiatan ini saya jadi tahu bacaan dan gerakan sholat yang benar. Ternyata ada beberapa yang sebelumnya masih kurang tepat. Sekarang saya bisa memperbaikinya agar sholat saya lebih baik,” ujar Ambel.
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Hj. Misliyani, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Ramadan tidak hanya bertujuan mengisi waktu dengan aktivitas keagamaan, tetapi juga membentuk kebiasaan ibadah yang benar bagi para siswa.
“Pesantren Ramadan menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat pemahaman keagamaan siswa, khususnya dalam hal ibadah sholat. Kami ingin memastikan para peserta didik tidak hanya melaksanakan sholat, tetapi juga memahami bacaan dan gerakannya dengan benar sesuai tuntunan,” ungkap Hj. Misliyani.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa MTsN 2 Muara Enim semakin mantap dalam menjalankan ibadah sholat sehari-hari. Pesantren Ramadan pun menjadi ruang pembelajaran spiritual yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. (LM)
