MTsN 2 Muara Enim Berita Lidah Tak Lagi Kelu: Saat Siswa MTsN 2 Muara Enim Mahir ‘Bercakap’ Arab di Depan Kelas

Lidah Tak Lagi Kelu: Saat Siswa MTsN 2 Muara Enim Mahir ‘Bercakap’ Arab di Depan Kelas

Muara Enim (Kemenag Sumsel)—

Suasana di gedung kelas IX MTs Negeri 2 Muara Enim hari ini, Selasa (7/4/2026), terasa berbeda dan penuh energi. Sejak pagi, ruang-ruang kelas yang biasanya tenang kini bergema dengan untaian kalimat fasih dalam bahasa Arab. Tak ada tumpukan kertas ujian yang membosankan; sebagai gantinya, para siswa berdiri tegak di depan kelas masing-masing, menunjukkan keberanian mereka dalam ujian praktik perkenalan diri (at-ta’aruf).

Di bawah bimbingan telaten dari Ibu Luthfiyyah Azzahra, atau yang akrab disapa Ibu Rara, ujian ini disulap menjadi panggung unjuk bakat bagi para calon lulusan madrasah tersebut.

Ibu Rara menjelaskan bahwa fokus utama dari praktik yang digelar serentak di ruang kelas hari ini adalah membiasakan lidah siswa dengan bunyi-bunyi huruf hijaiyah dalam percakapan nyata. Menurutnya, bahasa adalah alat komunikasi yang harus dipraktikkan, bukan sekadar teori di dalam buku cetak.

“Saya ingin anak-anak merasa bahwa bahasa Arab itu dekat dengan mereka. Hari ini, dengan praktik perkenalan langsung di depan teman-temannya, mereka belajar artikulasi dan intonasi yang tepat. Ini bukan sekadar ujian, tapi latihan mental agar mereka berani tampil percaya diri,” ujar Ibu Rara dengan nada bangga.

Kegiatan yang berlangsung hari ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, yang akrab disapa Umi. Beliau melihat praktik ini sebagai bagian penting dari pembentukan karakter siswa madrasah yang unggul.

“Umi sangat mendukung metode praktik langsung seperti yang dilakukan hari ini. Kita ingin lulusan MTsN 2 Muara Enim tidak hanya pintar secara teori, tapi juga cakap berkomunikasi, terutama bahasa Arab yang menjadi ciri khas kita. Ini adalah bekal berharga untuk mereka melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya,” tutur Umi.

Salah satu siswa yang tampil memukau di kelasnya adalah Nazwa Fauziyah Lubis. Siswi yang akrab disapa Nazwa ini mengaku sempat merasa gugup sebelum maju ke depan kelas pagi tadi. Namun, suasana kelas yang suportif dan bimbingan guru membuatnya mampu menyelesaikan tantangan dengan lancar.

“Awalnya deg-degan banget, takut salah makhraj-nya. Tapi karena Ibu Rara selalu menyemangati, alhamdulillah Nazwa bisa lancar memperkenalkan diri tadi. Rasanya senang sekali bisa mempraktikkan apa yang selama ini cuma dibaca di buku,” ungkap Nazwa dengan wajah berseri-seri usai ujian.

Melalui kegiatan seperti ini, MTsN 2 Muara Enim membuktikan komitmennya dalam memberikan dampak nyata bagi pendidikan di daerah. Dengan membekali siswa kemampuan bahasa asing dan keberanian berbicara di depan publik, madrasah tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga individu yang memiliki kepercayaan diri tinggi untuk bersaing di masa depan.

Lantunan bahasa Arab yang memenuhi ruang-ruang kelas hari ini adalah simbol bahwa pendidikan di madrasah terus bertransformasi menjadi lebih hidup, relevan, dan berdampak nyata bagi masa depan anak bangsa. (SM)

12 Likes

Author: humas-dev-2026