MTsN 2 Muara Enim Berita Kepala Madrasah Tinjau Langsung MGMP, Guru MTsN 2 Muara Enim Dalami Kurikulum Berbasis Cinta

Kepala Madrasah Tinjau Langsung MGMP, Guru MTsN 2 Muara Enim Dalami Kurikulum Berbasis Cinta

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Memasuki hari kedua pelaksanaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kepala MTsN 2 Muara Enim meninjau langsung kegiatan diskusi dan belajar bersama para guru yang berlangsung di ruang guru, Kamis (10/9).

Kegiatan MGMP pada hari kedua ini mengangkat materi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai salah satu upaya memperkuat kompetensi guru sekaligus mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih humanis, positif, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.

Para guru mengikuti kegiatan dalam kelompok mata pelajaran masing-masing. Diskusi berlangsung secara aktif dengan membahas penerapan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran, baik dalam membangun hubungan antara guru dan siswa maupun dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Bapak Rudi Hermawan, Widyaiswara BDK Palembang, sebagai narasumber. Melalui pemaparan materi dan diskusi, para guru mendapatkan penguatan mengenai pentingnya menghadirkan nilai-nilai cinta dalam pendidikan sehingga pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik.

Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, yang meninjau langsung kegiatan memastikan seluruh proses diskusi dan belajar bersama berjalan dengan baik. Ia juga memberikan apresiasi atas antusiasme para guru dalam mengikuti kegiatan MGMP.

Menurutnya, pemahaman terhadap Kurikulum Berbasis Cinta perlu diterjemahkan ke dalam praktik nyata di ruang kelas. Guru diharapkan mampu menjadi sosok yang mendidik dengan keteladanan, membangun komunikasi yang positif, serta menciptakan suasana pembelajaran yang membuat siswa merasa dihargai dan diterima.
“Melalui MGMP ini, kita ingin guru tidak hanya memahami konsep Kurikulum Berbasis Cinta, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pembelajaran. Pendidikan yang kuat lahir dari proses belajar yang dibangun dengan keteladanan, kepedulian, dan cinta,” ungkapnya.

Sementara itu, kehadiran narasumber dari BDK Palembang memberikan ruang bagi guru untuk memperdalam pemahaman sekaligus berdiskusi mengenai berbagai kemungkinan penerapan KBC sesuai karakteristik mata pelajaran masing-masing.

Kegiatan MGMP hari kedua ini menjadi bagian dari ikhtiar MTsN 2 Muara Enim dalam membangun budaya belajar dan kolaborasi di kalangan guru. Dengan penguatan Kurikulum Berbasis Cinta, madrasah berharap pembelajaran semakin bermakna dan mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian, dan akhlak yang baik. (LM)

1 Likes

Author: humas-septian