Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Guru tidak hanya dituntut mampu menyampaikan ilmu, tetapi juga harus menjadi teladan dalam sikap dan perilaku. Pesan inilah yang ditekankan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim, H. Abdul Haris Putra, saat membuka sekaligus memberikan materi pada kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di MTsN 2 Muara Enim, hari ini. Rabu (9/9/2026).
Dalam materi yang disampaikannya, Abdul Haris Putra mengingatkan para guru bahwa keteladanan merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Apa yang dilakukan guru dalam keseharian dapat menjadi contoh yang lebih kuat bagi murid dibandingkan sekadar nasihat yang disampaikan di dalam kelas.
Menurutnya, guru harus mampu menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, santun, jujur, dan peduli dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut akan lebih mudah diterima murid ketika mereka melihat langsung contoh nyata dari gurunya.
Selain keteladanan, Kakanmenag juga menekankan pentingnya mendidik dengan kasih sayang. Guru perlu membangun komunikasi yang baik dengan murid, memberikan bimbingan dengan pendekatan yang humanis, serta tetap menegakkan disiplin tanpa menghilangkan rasa kepedulian.
Pesan tersebut mendapat perhatian dari para guru peserta MGMP. Materi yang diberikan menjadi ruang refleksi bagi para pendidik untuk melihat kembali peran mereka, bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai figur yang setiap hari dilihat dan ditiru oleh murid.
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, menyampaikan bahwa pesan tentang keteladanan sangat relevan dengan tugas guru dalam membentuk karakter murid.
“Guru adalah sosok yang setiap hari berinteraksi langsung dengan murid. Karena itu, apa yang kita lakukan akan menjadi contoh bagi mereka. Kalau kita ingin murid disiplin, santun, bertanggung jawab, dan berakhlak baik, maka guru harus terlebih dahulu menunjukkan sikap tersebut,” ujar Misliyani.
Ia berharap materi yang disampaikan Kakanmenag dapat semakin menguatkan kesadaran para guru bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kualitas keteladanan yang diberikan kepada murid.
“Menjadi teladan bukan hanya saat berada di depan kelas. Sikap kita dalam berbicara, bersikap, menyelesaikan masalah, dan memperlakukan orang lain juga merupakan bagian dari pendidikan. Inilah yang harus terus kita jaga bersama di madrasah,” tambahnya.
Melalui pembukaan sekaligus pemberian materi oleh Kakanmenag ini, MGMP di MTsN 2 Muara Enim diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen guru sebagai pendidik sekaligus teladan. Sebab, pendidikan karakter akan lebih bermakna ketika nilai-nilai yang diajarkan hadir terlebih dahulu dalam diri para pendidik. (SM)
