
Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Guru mata pelajaran IPS di MTsN 2 Muara Enim, Anjas Minarti, S.Pd., menerapkan metode pembelajaran inovatif yang berhasil membuat siswa lebih aktif dan memahami materi secara mendalam. Dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) materi perubahan sosial, Anjas membagi siswa ke dalam empat kelompok, di mana setiap kelompok fokus pada sub-materi yang berbeda. Kamis (7/8/2025).
Sebagai guru yang telah lama mengabdi di MTsN 2 Muara Enim dan dikenal memiliki integritas tinggi terhadap madrasah, Anjas terus berinovasi demi kemajuan pendidikan. Hal ini ditunjukkan melalui metode pembelajaran yang ia terapkan.
Dalam prosesnya, Anjas memberikan tanggung jawab penuh kepada setiap kelompok untuk menguasai sub-materi yang telah ditentukan. Setelah sesi diskusi kelompok, perwakilan dari masing-masing tim maju ke depan kelas untuk mempresentasikan hasil temuan dan pemahaman mereka. Metode ini tidak hanya menuntut siswa untuk aktif membaca dan berdiskusi, tetapi juga melatih kemampuan mereka dalam berbicara di depan umum.
Anjas Minarti menjelaskan bahwa strategi yang ia pakai membuat siswa menjadi lebih tertantang untuk menguasai materi.
“Saya melihat siswa menjadi lebih tertantang dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap tugasnya. Mereka tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mencari dan mengolahnya sendiri.” Ujar Anjas kepada tim humas.
Setelah presentasi dari setiap kelompok, Anjas Minarti kemudian memberikan review untuk melengkapi dan meluruskan pemahaman siswa. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih bermakna karena siswa terlibat langsung dalam prosesnya.
“Strategi ini membuat pembelajaran IPS tidak lagi hanya berpusat pada guru, melainkan menjadi proses kolaboratif. Ini sejalan dengan tujuan kami untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna, di mana siswa menjadi subjek utama,” tambahnya.
Metode yang diterapkan oleh Anjas Minarti ini mendapatkan sambutan positif dari para siswa. Mereka merasa pembelajaran menjadi lebih seru dan menantang, serta merasa memiliki peran penting dalam keberhasilan kelompoknya. Hal ini membuktikan bahwa inovasi dalam metode mengajar sangat efektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. (SM)
