Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MTsN 2 Muara Enim di tingkat nasional. Ayu Maharani berhasil meraih Juara 3 Pemula Kumite -47 Kg Putri pada Kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung R.I. Ke-III Tahun 2026.
Kejuaraan yang diselenggarakan Pengurus Besar (PB) Gojukai Indonesia tersebut berlangsung pada 25–27 Agustus 2026 yang lalu di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Ajang ini menjadi ruang bagi para atlet karate untuk menguji kemampuan sekaligus menunjukkan hasil dari proses latihan dan pembinaan yang dijalani secara konsisten.
Bagi MTsN 2 Muara Enim, capaian Ayu bukan sekadar tambahan koleksi prestasi. Medali perunggu di tingkat nasional tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik madrasah memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga melalui bakat olahraga.
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, mengapresiasi pencapaian Ayu dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi peserta didik lainnya untuk berani mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Prestasi Ayu menjadi kebanggaan bagi madrasah. Ini membuktikan bahwa dengan latihan, kedisiplinan, kerja keras, dan kemauan untuk terus berkembang, siswa madrasah mampu bersaing hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menjadi dorongan bagi madrasah untuk terus memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan minat dan bakat melalui pembinaan yang terarah.
Prestasi Ayu sekaligus menghadirkan dampak positif bagi lingkungan madrasah. Keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berani menetapkan target, menjalani proses dengan disiplin, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan mengasah karakter.
Di sisi lain, capaian tersebut memperkuat komitmen MTsN 2 Muara Enim dalam mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh. Prestasi olahraga tidak hanya berbicara tentang medali, tetapi juga tentang pembentukan karakter seperti disiplin, keberanian, sportivitas, ketekunan, dan kemampuan bangkit menghadapi tantangan.
Dengan capaian di level nasional ini, Ayu diharapkan terus menjaga semangat berlatih dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai pijakan untuk meraih prestasi pada kompetisi berikutnya. Bagi madrasah, keberhasilan tersebut menjadi energi baru untuk terus melahirkan peserta didik yang berprestasi, berkarakter, dan mampu membawa nama baik madrasah di berbagai bidang. (SM)
