Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Selasa (3/2/2026). MTs Negeri 2 Muara Enim terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi literat melalui program “Mading Creative”. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai papan informasi, melainkan sebagai wadah strategis untuk mengasah kreativitas, seni, dan kemampuan literasi visual para peserta didik secara berkelanjutan.
Papan mading yang terletak di area strategis madrasah ini selalu menjadi pusat perhatian. Dengan tema yang berganti secara periodik, program ini berhasil menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan di luar kelas. Kerumunan siswa tampak antusias membedah konten kreatif yang disajikan, menciptakan suasana diskusi kecil yang edukatif di lorong madrasah.
Kepala MTsN 2 Muara Enim Umi Misliyani menegaskan bahwa penguatan literasi melalui media dinding ini merupakan bagian dari upaya besar madrasah dalam membangun karakter dan keterampilan siswa.
“Mading Creative ini adalah laboratorium literasi bagi siswa. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi konsumen informasi, tapi juga produsen karya. Melalui program ini, kita melatih kemandirian, kerja sama tim, dan ketajaman berpikir kritis sejak dini,” ujar Umi Misly.
Dampak positif dari program ini dirasakan langsung oleh para siswa sebagai penikmat karya. Kehadiran mading dengan visual yang menarik terbukti mampu meningkatkan minat baca siswa di lingkungan madrasah secara signifikan.
Riska Salah satu siswa yang sedang asyik menyimak informasi di depan papan mading menyampaikan kesan positifnya.
“Seru banget baca mading hari ini, banyak info menarik tentang Isra Mi’raj. Kreativitas kakak-kakak kelas dalam menghias mading benar-benar bikin kita semangat buat literasi,” ungkapnya dengan antusias.
Melalui Mading Creative ini MTsN 2 Muara Enim berhasil mengintegrasikan nilai-nilai religius dan informasi umum dalam bentuk yang estetis. Hal ini diharapkan dapat terus menumbuhkan budaya membaca di kalangan siswa, sekaligus menjadi panggung apresiasi bagi bakat-bakat muda di bidang tulis-menulis dan desain visual. (SM)
