MTsN 2 Muara Enim Berita Terapkan Nilai Ekoteologi, MTsN 2 Muara Enim Perkuat Budidaya Hidroponik

Terapkan Nilai Ekoteologi, MTsN 2 Muara Enim Perkuat Budidaya Hidroponik

Muara Enim (Kemenag Sumsel)—

Nilai ekoteologi terus dihidupkan MTsN 2 Muara Enim melalui berbagai aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya dilakukan dengan menjaga keberlanjutan budidaya hidroponik yang telah berjalan di lingkungan madrasah.

Pada Kamis (17/9/2026), Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana (Waka Sapras), Badrul Kamal, bersama Pembina Pramuka, Zahab Jaka Agusena, melakukan perawatan sekaligus pemindahan bibit hidroponik sebagai bagian dari pemeliharaan tanaman yang telah dibudidayakan.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan di MTsN 2 Muara Enim tidak berhenti pada penyediaan sarana, tetapi terus dirawat agar memberikan manfaat bagi warga madrasah. Budidaya hidroponik juga menjadi salah satu media pembelajaran kontekstual bagi siswa untuk mengenal proses bercocok tanam dengan pemanfaatan lahan dan air secara lebih efisien.

Dalam penerapan ekoteologi, kegiatan merawat tanaman dikaitkan dengan tanggung jawab manusia sebagai khalifah fil ardh. Siswa diajak memahami bahwa menjaga dan memelihara alam merupakan bagian dari rasa syukur atas ciptaan Allah SWT.

Badrul Kamal mengatakan, keberlanjutan budidaya hidroponik diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi siswa.

“Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa mencintai dan merawat alam merupakan bagian dari rasa syukur atas ciptaan Tuhan. Hidroponik menjadi sarana pembelajaran agar siswa terbiasa peduli lingkungan, terampil, dan mandiri,” ujar Badrul Kamal.

Sementara itu, Zahab Jaka Agusena menyampaikan bahwa kegiatan hidroponik juga dapat menjadi bagian dari aktivitas Pramuka. Siswa dapat dilibatkan dalam proses perawatan tanaman secara bertahap, mulai dari persemaian, pemindahan bibit, pemeliharaan hingga panen.

“Anak-anak tidak hanya belajar tentang lingkungan, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam merawat tanaman. Dari kegiatan ini diharapkan tumbuh rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam,” jelas Jaka, panggilan akrab dari pembina pramuka tersebut.

Keberadaan hidroponik juga memberikan ruang bagi siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung. Mereka dapat mengenal bagaimana tanaman dirawat, memahami pentingnya air dan nutrisi bagi pertumbuhan, serta melihat proses hingga tanaman siap dipanen.

Lebih dari sekadar budidaya tanaman, keberlanjutan hidroponik menjadi bagian dari upaya MTsN 2 Muara Enim membangun budaya madrasah yang peduli lingkungan. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan di madrasah, tetapi juga terbawa dalam kehidupan siswa sehari-hari.

Melalui perawatan hidroponik secara berkelanjutan, MTsN 2 Muara Enim berupaya menjadikan ekoteologi sebagai nilai yang hadir dalam tindakan. Menanam, merawat, dan menjaga lingkungan menjadi cara sederhana untuk menumbuhkan karakter peduli alam sekaligus rasa syukur kepada Allah SWT. (SM)

0 Likes

Author: humas-dev-2026