Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Suasana berbeda tampak di sudut kelas MTsN 2 Muara Enim saat waktu istirahat tiba. Jika pada hari biasa riuh canda siswa mendominasi halaman dan kantin madrasah, maka di bulan suci Ramadhan ini lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar lebih syahdu. Beberapa siswa duduk melingkar, mushaf terbuka di pangkuan, menanti giliran untuk menyetorkan hafalan tahfidz kepada guru pembimbing. Senin (23/02).
Momentum Ramadhan benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa. Waktu istirahat yang biasanya digunakan untuk bersantai atau berbincang kini diisi dengan kegiatan yang menambah keberkahan.
Dengan penuh kesungguhan, satu per satu siswa melafalkan ayat demi ayat yang telah mereka hafal, sementara guru menyimak dengan seksama, membetulkan tajwid dan makhraj huruf yang kurang tepat.
Kegiatan setor hafalan ini menjadi program pembiasaan positif selama Ramadan. Selain melatih kedisiplinan dan tanggung jawab, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat berlomba-lomba dalam kebaikan. Tidak sedikit siswa yang menargetkan penambahan hafalan satu hingga 2 juz selama bulan penuh berkah ini.
Kepala MTsN 2 Muara Enim Misliyani menyampaikan bahwa di bulan Ramadhan ini siswa bukan hanya wajib menjalankan ibadah berpuasa tetapi juga mengisi kegiatan-kegiatan positif yang bisa menambah amal ibadah yang salah satunya memperbanyak membaca alquran.
“Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Kami ingin anak-anak tidak hanya berpuasa secara fisik, tetapi juga mengisi hari-harinya dengan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah. Waktu istirahat menjadi peluang yang sangat baik untuk menambah hafalan,” ungkap Kepala Madrasah.
Ia menambahkan, program tahfidz di madrasah bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan bagian dari upaya membentuk karakter religius peserta didik. Dengan membiasakan berinteraksi dengan Al-Qur’an setiap hari, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual.
Para siswa pun mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Bagi mereka, menyetorkan hafalan di bulan Ramadhan terasa lebih ringan dan penuh motivasi. Suasana yang tenang dan dukungan teman-teman membuat mereka semakin percaya diri dalam melafalkan ayat-ayat suci.
Ramadhan di MTsN 2 Muara Enim tahun ini tidak hanya menjadi momen menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi ladang untuk memperkuat hafalan dan memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an. Dari sudut kelas itu, ayat-ayat suci terus mengalun, menjadi saksi semangat generasi muda dalam menjaga kalam Ilahi. (LM)
