MTsN 2 Muara Enim Berita Kehadiran Kepala MTsN 2 Muara Enim pada Wisuda Tahfidz MIN 1 Muara Enim Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pendidikan Islam

Kehadiran Kepala MTsN 2 Muara Enim pada Wisuda Tahfidz MIN 1 Muara Enim Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pendidikan Islam

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Suasana khidmat dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Tasyakuran dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Siswa Kelas VI MIN 1 Muara Enim Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Kesenian Muara Enim, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting tidak hanya dalam mengapresiasi prestasi para penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mempererat silaturahmi antar satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim, H. Abdul Harris Putra, S.Ag., M.Pd.I., beserta para kepala madrasah, guru, orang tua siswa, dan tamu undangan lainnya. Turut hadir Kepala MTs Negeri 2 Muara Enim, Umi Misliyani, yang memberikan dukungan dan apresiasi kepada para wisudawan tahfidz.

Kehadiran Kepala MTsN 2 Muara Enim dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata terjalinnya silaturahmi dan sinergi antar lembaga pendidikan Islam. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan yang harmonis antara madrasah ibtidaiyah dan madrasah tsanawiyah dapat terus diperkuat demi mendukung keberlanjutan pendidikan peserta didik.

Umi Misliyani menyampaikan bahwa wisuda tahfidz bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bentuk penghargaan atas perjuangan siswa dalam mencintai dan menghafal Al-Qur’an sejak usia dini.

“Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antar madrasah sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar terus menjaga hafalan Al-Qur’annya. Kami di MTsN 2 Muara Enim siap melanjutkan pembinaan karakter dan keagamaan bagi para lulusan yang nantinya melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ungkap Umi Misliyani.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Muara Enim, H. Abdul Harris Putra, mengapresiasi keberhasilan MIN 1 Muara Enim dalam melahirkan generasi Qur’ani. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara madrasah, guru, dan orang tua.

Kegiatan wisuda tahfidz ini memberikan dampak positif bagi masyarakat karena menunjukkan bahwa pendidikan madrasah tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Selain itu, momentum kebersamaan yang terjalin dalam acara tersebut menjadi contoh pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi dalam membangun generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat terus terjalin sehingga mampu melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan daerah.(EA)

6 Likes

Author: humas-dev-2026