Muara Enim (Kemenag Sumsel)
Banyak yang mengira matematika hanyalah deretan rumus yang sulit dihafal. Namun di Kelas 9F MTs N 2 Muara Enim hari ini, hal itu berubah. Guru Matematika, Sundari, membuktikan bahwa matematika itu hidup dan ada di sekitar kita. jumat ( 09/10/26)
Dalam pembelajaran materi Bangun Ruang, Ibu Sundari tidak hanya menuliskan rumus di papan tulis. Beliau mengajak siswa melihat bentuk-bentuk bangun ruang dari benda-benda yang ada di ruang kelas dan kehidupan sehari-hari. Ada kubus pada kotak pensil, balok pada meja, bola pada bola sepak, hingga tabung pada tiang bendera.
“Anak-anak, rumus itu ada untuk membantu kita memahami dunia. Bukan untuk membuat kita takut. Semua bentuk yang kita pelajari hari ini, sudah ada di depan mata kita sejak lama,” ujar Sundari, dengan hangat.
Suasana kelas terasa hidup. Siswa tidak lagi pasif mendengarkan, tetapi aktif menunjuk benda, berdiskusi, dan menemukan sendiri konsep yang dipelajari. Wajah-wajah yang semula terlihat bingung perlahan berubah menjadi paham dan bersemangat.
Pelajaran hari ini membawa pesan yang mendalam:
“Matematika bukan musuh yang harus dikalahkan. Ia adalah teman yang membantu kita memahami bentuk, ruang, dan tatanan dunia ini dengan lebih bijak.”
Semangat belajar yang tumbuh di Kelas 9F hari ini membuktikan: ketika kita mengajarkan dengan hati dan cara yang bermakna, ilmu tidak hanya masuk ke dalam pikiran — tetapi juga tertanam di dalam hati. (Tizzy)
