Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Prestasi akademik kembali ditorehkan siswa MTsN 2 Muara Enim. Ahmad Ardheni, yang akrab disapa Deni, berhasil meraih penghargaan The Honorable Mention pada ajang Olympiad OBE 2026 – MATH (SMP) dalam rangkaian BAF EDUFAIR 2.0 yang diselenggarakan Yayasan Bukit Asam (Bukit Asam Foundation) di Tanjung Enim, Kamis (24/9/2026).
Capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi bagi Deni, tetapi juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan akademik dan berani menguji potensinya melalui kompetisi.
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, menyampaikan bahwa prestasi siswa merupakan salah satu hasil dari proses pembelajaran yang perlu terus didukung dan dikembangkan.
“Prestasi Deni menjadi motivasi bagi kita semua bahwa setiap siswa memiliki potensi yang dapat dikembangkan ketika diberikan kesempatan, pendampingan, dan dukungan. Kami berharap keberhasilan ini tidak berhenti pada satu penghargaan, tetapi dapat menumbuhkan keberanian siswa lainnya untuk mencoba, berkompetisi, dan terus meningkatkan kemampuan,” ujar Misliyani.
Dalam persiapannya, Deni mendapat pendampingan dari Lina Nur’aini, guru Matematika MTsN 2 Muara Enim. Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari proses pembinaan agar siswa lebih siap menghadapi tantangan kompetisi sekaligus mengembangkan kemampuan matematikanya.
Bagi Deni, keikutsertaan dalam Olympiad OBE 2026 Math menjadi pengalaman untuk mengasah kemampuan berpikir logis, ketelitian, dan kemampuan memecahkan persoalan. Pengalaman berkompetisi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengukur kemampuan sekaligus belajar menghadapi tantangan di luar pembelajaran rutin di kelas.
Misliyani menambahkan bahwa lingkungan madrasah perlu menjadi ruang yang mendorong siswa untuk berani berkembang sesuai potensi masing-masing.
“Ketika seorang siswa berprestasi, dampaknya diharapkan dapat dirasakan oleh lingkungan madrasah. Teman-temannya dapat melihat bahwa belajar dan berani mengikuti kompetisi dapat membuka pengalaman baru. Dari sinilah budaya berprestasi dan semangat untuk terus belajar dapat tumbuh bersama,” lanjutnya.
Menurutnya, keberhasilan siswa juga tidak terlepas dari peran guru dalam memberikan pendampingan dan menemukan potensi yang dimiliki setiap peserta didik. Karena itu, madrasah terus mendorong guru untuk memberikan kesempatan kepada siswa mengikuti berbagai ajang yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka.
Apresiasi pun disampaikan kepada Deni atas capaian yang diraih serta kepada Lina Nur’aini atas pendampingan yang diberikan. Prestasi tersebut menjadi catatan positif bagi MTsN 2 Muara Enim dalam membangun lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk aktif mengembangkan kemampuan, berani berkompetisi, dan memiliki semangat untuk terus bertumbuh.
Penghargaan The Honorable Mention pada Olympiad OBE 2026 Math akhirnya bukan sekadar sebuah pencapaian di atas kertas. Bagi madrasah, capaian Deni menjadi pemantik agar semakin banyak siswa berani melangkah, mengasah kemampuan, dan menjadikan setiap kompetisi sebagai bagian dari proses belajar menuju prestasi. (SM)
