Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Komitmen MTsN 2 Muara Enim dalam membangun tata kelola madrasah yang transparan kembali diwujudkan. Madrasah resmi menuntaskan seluruh tahapan pengisian dan pengiriman Evaluasi Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Komisi Informasi, Rabu (2/9/2026).
Proses submit E-Monev dilakukan langsung oleh Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, didampingi Plt. Kaur TU Yohana, Waka Humas Sherly Margita, serta Staf Humas Lina Nuraini di ruang kepala madrasah.
Penyelesaian E-Monev menjadi langkah penting bagi MTsN 2 Muara Enim untuk memastikan pengelolaan informasi publik berjalan secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lebih dari sekadar menyelesaikan kewajiban administrasi, proses ini menjadi bagian dari upaya madrasah membangun pelayanan informasi yang semakin terbuka dan mudah diakses masyarakat.
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, mengatakan keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.
“Bagi kami, keterbukaan informasi bukan hanya tentang menyampaikan data, tetapi juga tentang membangun kepercayaan. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Misliyani.
Menurutnya, madrasah akan terus melakukan pembenahan dalam pengelolaan informasi sehingga pelayanan kepada orang tua murid, masyarakat, dan pemangku kepentingan dapat dilakukan secara optimal.
Dalam proses E-Monev, tim madrasah mempersiapkan berbagai data dan dokumen yang menjadi bagian dari indikator penilaian. Proses tersebut dilakukan secara bersama dengan melibatkan unsur pimpinan, tata usaha, dan tim Humas.
Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan informasi tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Waka Humas MTsN 2 Muara Enim, Sherly Margita, menyampaikan bahwa E-Monev menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik di madrasah.
“Proses E-Monev menjadi evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki pengelolaan informasi. Harapannya, masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari madrasah,” ungkap Sherly.
Ia menambahkan, komitmen keterbukaan informasi akan terus dilanjutkan melalui pelayanan yang informatif, responsif, dan bertanggung jawab.
Dengan rampungnya E-Monev PPID, MTsN 2 Muara Enim berharap pengelolaan informasi publik semakin tertata dan kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat.
Bagi madrasah, keterbukaan informasi bukan sekadar mengejar predikat atau penilaian, melainkan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik. Sebab, semakin terbuka sebuah lembaga dalam memberikan informasi, semakin besar pula ruang bagi masyarakat untuk mengenal, memahami, dan memberikan kepercayaan terhadap madrasah. (SM)
