
Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Senin (22/9/2025). MTs 2 Muara Enim menunjukkan komitmen seriusnya dalam mengatasi buta huruf Al-Qur’an. Tak hanya berfokus pada siswa, madrasah ini memastikan bahwa seluruh guru dan pegawainya juga mahir membaca kitab suci tersebut.
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Hj. Misliyani, S.Ag., M.Pd.I, secara langsung turun tangan memimpin gerakan ini. Beliau tidak hanya memantau, tetapi juga menyeleksi guru dan pegawai yang akan bertugas sebagai pembina program Iqra. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pembinaan yang diberikan efektif dan berkualitas.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Kamad yang akrab disapa Umi Misliy ini mewajibkan semua guru dan pegawai di MTsN 2 Muara Enim untuk lancar membaca Al-Qur’an. Ini menjadi salah satu prasyarat penting, mengingat peran guru dan pegawai sebagai teladan dan pembimbing bagi para siswa.
“Kami ingin memastikan bahwa teladan terbaik dimulai dari diri kami sendiri. Bagaimana mungkin kita bisa mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak jika kita sendiri belum lancar membacanya?” ujar Umi Misly.
Dengan adanya program ini, MTsN 2 Muara Enim berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kuat dalam aspek keagamaan. (SM)
