
Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim, Efi Almansyah, S.Pd., M.M., memberikan materi pengarahan penting tentang Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang digelar di MTs Negeri 2 Muara Enim, Rabu (3/9).
Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya sebatas transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga harus dilandasi dengan rasa cinta. Cinta kepada Allah SWT, cinta kepada ilmu, cinta kepada sesama, dan cinta kepada tanah air merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.
“Penerapan kurikulum berbasis cinta akan membuat proses belajar mengajar lebih bermakna. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menanamkan nilai kasih sayang dan kepedulian kepada peserta didik,” ungkap Efi Almansyah di hadapan para guru yang mengikuti MGMP.
Kegiatan MGMP ini diikuti oleh para guru dari berbagai mata pelajaran di lingkungan MTsN 2 Muara Enim dan dari KKM MTsN 2 Muara Enim (MTs Raudatul Taufiq, MTs Assariah, MTs Raden Fattah, MTs Izzatul Qur’an, MTs Al Farros dan MTsN 3 Muara Enim).
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Hj. Misliyani, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas arahan yang diberikan. Menurutnya, gagasan kurikulum berbasis cinta sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini yang menekankan penguatan karakter dan pembentukan generasi yang berakhlak mulia.
Acara berlangsung dengan penuh antusiasme. Para guru tidak hanya menyimak, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai bagaimana penerapan konsep kurikulum berbasis cinta dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran sehari-hari.
Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan para pendidik semakin termotivasi untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna, humanis, dan membangun iklim madrasah yang penuh dengan nilai kasih sayang. (LM)
