Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Menjelang pelaksanaan verifikasi lapangan Adiwiyata Mandiri, MTs Negeri 2 Muara Enim terus mematangkan berbagai persiapan, khususnya dari sisi sarana dan prasarana lingkungan madrasah. Salah satu kegiatan yang dilakukan ialah pengecatan dinding ruang kelas yang dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Wakil Kepala Madrasah bidang sarana dan prasarana, guru, pegawai, serta siswa-siswi MTsN 2 Muara Enim. Gotong royong dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, rapi, nyaman, dan mendukung terwujudnya budaya peduli lingkungan.
Pengecatan dinding kelas tidak hanya bertujuan memperindah tampilan lingkungan belajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya madrasah memastikan kesiapan sarana prasarana menjelang verifikasi lapangan Adiwiyata Mandiri.
Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, mengapresiasi semangat seluruh warga madrasah yang terlibat dalam persiapan tersebut.
“Persiapan Adiwiyata Mandiri bukan hanya tanggung jawab satu atau dua orang, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Saya mengapresiasi guru, pegawai, waka sarana, dan siswa yang ikut bergotong royong menyiapkan lingkungan madrasah. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga sehingga MTsN 2 Muara Enim semakin nyaman, bersih, indah, dan peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Waka Sarana dan Prasarana Badrul Kamal, menyampaikan bahwa persiapan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan berbagai aspek yang mendukung kesiapan madrasah menghadapi verifikasi lapangan.
“Kami berupaya memastikan sarana dan prasarana madrasah dalam kondisi baik dan tertata. Pengecatan dinding kelas merupakan salah satu bagian dari pembenahan lingkungan. Yang terpenting, kegiatan ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh warga madrasah, termasuk siswa,” jelas Badrul.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan siswa menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Ketika siswa ikut terlibat secara langsung, mereka tidak hanya membantu pekerjaan, tetapi juga belajar bahwa menjaga lingkungan madrasah merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap kebiasaan ini menjadi budaya yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian seluruh warga madrasah, MTsN 2 Muara Enim terus berbenah dan memperkuat kesiapan menghadapi verifikasi lapangan Adiwiyata Mandiri. Langkah tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam membangun lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan. (LM)
