MTsN 2 Muara Enim Berita Semai Demokrasi dari Madrasah, MTsN 2 Muara Enim Sukses Gelar Pemilihan OSIM 2026/2027

Semai Demokrasi dari Madrasah, MTsN 2 Muara Enim Sukses Gelar Pemilihan OSIM 2026/2027

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Semangat demokrasi menggema di lapangan utama MTs Negeri 2 Muara Enim. Seluruh warga madrasah antusias menggunakan hak pilih dalam Pemilihan Ketua dan Wakil/Pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bakti 2026/2027, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan pemilihan tersebut menjadi salah satu sarana bagi madrasah untuk mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada peserta didik sejak dini. Para siswa tidak hanya belajar mengenai proses pemilihan, tetapi juga diajak memahami pentingnya menentukan pilihan secara bertanggung jawab, jujur, dan menghargai perbedaan pilihan.

Berdasarkan gambar calon yang diperkenalkan kepada warga madrasah, terdapat enam kandidat yang ikut dalam kontestasi OSIM, yakni Raisya dari kelas 8.B, Hanif dari kelas 8.A, Waridah dari kelas 8.F, Shakira dari kelas 8.A, Zalza dari kelas 8.C, dan Noval dari kelas 8.D.

Sejak proses pemungutan suara dimulai, suasana lapangan utama tampak semarak. Siswa, guru, dan tenaga kependidikan secara bergantian menggunakan hak suaranya untuk menentukan calon yang dinilai mampu membawa OSIM menjadi organisasi yang aktif, kreatif, dan mampu menjadi wadah aspirasi siswa.

Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, menyampaikan bahwa kegiatan pemilihan OSIM bukan sekadar memilih pengurus organisasi, tetapi menjadi bagian dari pendidikan karakter dan pembelajaran demokrasi secara langsung.
“Pemilihan OSIM ini merupakan pembelajaran demokrasi yang sangat baik bagi peserta didik. Mereka belajar menentukan pilihan dengan bebas dan bertanggung jawab, menghargai perbedaan, serta menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Kami berharap siapa pun yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dan menjadi teladan bagi teman-temannya,” ujar Misliyani.

Menurutnya, pengalaman mengikuti proses demokrasi sejak di bangku madrasah diharapkan dapat membentuk peserta didik menjadi generasi yang memiliki sikap percaya diri, bertanggung jawab, sportif, serta mampu menghargai pendapat orang lain.

Sementara itu, salah satu peserta calon OSIM, Raisya dari kelas 8.B, mengaku senang dapat mengikuti proses pemilihan tersebut. Baginya, menjadi calon pengurus OSIM merupakan kesempatan untuk belajar memimpin sekaligus memberikan kontribusi positif bagi madrasah.
“Saya sangat senang dan bangga bisa mengikuti pemilihan OSIM. Bagi saya, kegiatan ini mengajarkan bagaimana menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, mau mendengarkan teman-teman, dan bekerja sama untuk membuat kegiatan madrasah menjadi lebih baik. Siapa pun yang terpilih, saya berharap tetap kompak dan bersama-sama memajukan OSIM,” ungkap Raisya.

Antusiasme seluruh warga madrasah dalam menggunakan hak suara menunjukkan bahwa pendidikan demokrasi dapat dilakukan melalui pengalaman nyata. Pemilihan OSIM pun diharapkan mampu melahirkan pemimpin muda yang berkarakter, amanah, komunikatif, dan siap mengemban tanggung jawab. “Dari madrasah, belajar memilih. Dari OSIM, belajar memimpin. Dari proses demokrasi, tumbuh generasi yang bertanggung jawab.” (LM)

1 Likes

Author: humas-dev-2026