Muara Enim(Kemenag Sumsel)—
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MTsN 2 Muara Enim menjadi momentum untuk memperkuat karakter peserta didik di tengah perkembangan teknologi digital. Melalui upacara bendera yang digelar Kamis (1/10/2026), Kepala Madrasah Misliyani mengajak seluruh siswa mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menggunakan teknologi dan media sosial.
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik MTsN 2 Muara Enim. Dalam amanatnya, Misliyani menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi generasi muda untuk memahami dan menerapkan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan.
“Pancasila harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesaktian Pancasila dapat kita tunjukkan melalui prestasi, kedisiplinan, kejujuran, toleransi, gotong royong, menjaga persatuan, serta menggunakan media sosial secara bijak. Jangan sampai kemajuan teknologi justru membuat kita kehilangan sopan santun,” tegas Misliyani.
Menurutnya, setiap sila dalam Pancasila memiliki nilai yang dapat diterapkan secara nyata di lingkungan madrasah. Sila pertama diwujudkan melalui peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjaga toleransi. Sila kedua diterapkan dengan menghargai sesama dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Sila ketiga menjadi landasan untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman. Sila keempat diwujudkan melalui kebiasaan bermusyawarah dan mengedepankan kebijaksanaan dalam menyelesaikan persoalan. Sementara sila kelima diterapkan melalui sikap adil, peduli, dan saling membantu.
Misliyani juga mengingatkan peserta didik bahwa tantangan dalam mengamalkan Pancasila pada era digital memiliki bentuk yang berbeda. Jika dahulu perjuangan mempertahankan bangsa identik dengan perjuangan fisik, generasi saat ini dapat mengisinya melalui prestasi, kedisiplinan, integritas, kepedulian sosial, serta kecakapan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
“Jadilah generasi yang cerdas menggunakan teknologi, tetapi tetap kuat karakter dan akhlaknya. Prestasi penting, tetapi prestasi yang disertai kejujuran, tanggung jawab, dan akhlak mulia jauh lebih bermakna,” pesannya.
Pesan tersebut sejalan dengan upaya MTsN 2 Muara Enim dalam membangun budaya madrasah yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter peserta didik. Nilai-nilai Pancasila diharapkan tumbuh melalui berbagai pembiasaan, seperti kedisiplinan, ibadah, gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, menghormati guru dan teman, serta penggunaan gawai secara bijak.
Di tengah derasnya arus informasi, siswa juga dituntut mampu menyaring informasi sebelum membagikannya. Sikap bijak dalam bermedia sosial menjadi bagian dari tanggung jawab generasi muda agar teknologi digunakan untuk mendukung pembelajaran, kreativitas, komunikasi positif, dan pengembangan prestasi.
Dengan demikian, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak berhenti pada pengibaran bendera dan penyampaian amanat. Momentum tersebut diharapkan mendorong lahirnya kebiasaan nyata yang mencerminkan nilai Pancasila dalam kehidupan peserta didik, baik di madrasah, keluarga, masyarakat, maupun ruang digital.
Melalui penguatan karakter tersebut, MTsN 2 Muara Enim berkomitmen membentuk generasi yang cerdas, berprestasi, berakhlak mulia, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai generasi penerus bangsa.
“Pancasila kita jaga, persatuan kita kuatkan, madrasah kita majukan, dan Indonesia kita bangun bersama,” tutup Misliyani. (SM)
