Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Libur sekolah tidak menjadi alasan untuk berhenti belajar dan berkarya. Semangat itulah yang ditunjukkan siswa MTsN 2 Muara Enim dengan memanfaatkan masa libur melalui kegiatan mengolah tanaman hidroponik di lingkungan madrasah, hari ini (22/6/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang mengajarkan peserta didik tentang budidaya tanaman modern, sekaligus menanamkan nilai kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, kerja sama, dan jiwa kewirausahaan sejak dini.
Pembina Hidroponik, Zahab Jaka Agussena, mengatakan bahwa kegiatan hidroponik merupakan sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Menurutnya, libur sekolah harus diisi dengan aktivitas positif yang mampu mengembangkan keterampilan hidup peserta didik.
“Siswa MTsN 2 Muara Enim dibekali keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Melalui hidroponik, anak-anak belajar disiplin merawat tanaman, bertanggung jawab, serta memahami pentingnya ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Salah seorang siswa Nazwa Fauzia Lubis mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Selain memperoleh pengalaman baru mengenai teknik bercocok tanam tanpa tanah, ia juga merasa bangga dapat memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan yang produktif dan bermanfaat.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Muara Enim, Umi Misliyani, memberikan apresiasi atas inisiatif Pembina Hidroponik MTsN 2 Muara Enim yang tetap aktif membimbing peserta didik selama masa libur. Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan upaya madrasah dalam membentuk karakter siswa yang mandiri, kreatif, peduli lingkungan, dan memiliki kecakapan hidup.
“Kami berharap budaya mengisi waktu luang dengan kegiatan positif terus tumbuh di kalangan siswa. Hidroponik bukan hanya mengajarkan cara bercocok tanam, tetapi juga membangun karakter, melatih kesabaran, serta membuka wawasan tentang peluang usaha di bidang pertanian modern,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Muara Enim menunjukkan bahwa masa libur dapat menjadi momentum untuk terus belajar, berkarya, dan menghasilkan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan. Semangat Pramuka dalam mengembangkan keterampilan hidup diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan waktu luang dengan aktivitas yang produktif dan bernilai positif.(EA)
