MTsN 2 Muara Enim Berita Usai Salat Dhuha Bersama, Kamad MTsN 2 Muara Enim Ajak Siswa Hidupkan Salat-Salat Sunah

Usai Salat Dhuha Bersama, Kamad MTsN 2 Muara Enim Ajak Siswa Hidupkan Salat-Salat Sunah

Muara Enim (Kemenag Sumsel)—

Suasana penuh khidmat terasa di lapangan MTsN 2 Muara Enim pada Jumat pagi (29/5/2026). Setelah melaksanakan salat dhuha berjamaah, Kepala MTsN 2 Muara Enim, Misliyani, menyampaikan tausiyah yang menyejukkan hati tentang pentingnya membiasakan salat-salat sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.

Di hadapan para guru dan siswa, Misliyani mengajak seluruh warga madrasah untuk tidak hanya menjaga salat wajib, tetapi juga menghiasi kehidupan dengan berbagai salat sunah yang memiliki keutamaan luar biasa.

“Salat sunah adalah penyempurna ibadah kita. Selain mendekatkan diri kepada Allah, salat sunah juga menjadi jalan datangnya ketenangan hati dan keberkahan hidup,” ujarnya.

Dalam tausiyahnya, Misliyani menjelaskan beberapa salat sunah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW, di antaranya salat tahajud, salat rawatib, salat dhuha, salat taubat, dan salat tasbih.

Ia menjelaskan bahwa salat tahajud merupakan ibadah istimewa yang dilakukan di sepertiga malam dan menjadi salah satu amalan para orang saleh. Menurutnya, tahajud melatih kedisiplinan, kesungguhan, dan keikhlasan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya salat rawatib yang mengiringi salat wajib. “Jangan tinggalkan salat rawatib, karena Rasulullah sangat menjaga amalan ini. Sedikit demi sedikit, amalan kecil yang rutin akan dicintai Allah,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Misliyani memberikan penekanan khusus mengenai keutamaan salat dhuha yang rutin dilaksanakan di madrasah. Ia menyampaikan bahwa salat dhuha bukan hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga pembuka pintu rezeki dan kemudahan hidup.

“Rasulullah SAW bersabda bahwa pada setiap pagi, setiap persendian manusia memiliki kewajiban sedekah, dan dua rakaat dhuha dapat menggantikannya. Insyaallah, orang yang menjaga salat dhuha akan dilapangkan hatinya, dipermudah urusannya, dan dilancarkan rezekinya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Misliyani juga mengajak para siswa untuk membiasakan salat taubat ketika melakukan kesalahan serta memperbanyak salat tasbih sebagai bentuk dzikir dan pengagungan kepada Allah SWT.

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan moral generasi muda, membiasakan ibadah menjadi benteng utama agar siswa tetap memiliki karakter yang baik dan hati yang dekat dengan Allah.

“Kita ingin siswa MTsN 2 Muara Enim bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual. Jika hati dekat dengan Allah, maka insyaallah hidup akan lebih terarah,” ungkapnya.

Tausiyah pagi itu disambut antusias oleh para siswa yang mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian. Kegiatan salat dhuha berjamaah dan tausiyah rutin tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membangun budaya religius serta memperkuat pendidikan karakter di lingkungan MTsN 2 Muara Enim. (SM)

7 Likes

Author: humas-dev-2026