MTsN 2 Muara Enim Berita Koordinasi Pengurus Mushola Ath-Tholibin MTs N 2 Muara Enim, Wujudkan Ibadah Ramah Lingkungan

Koordinasi Pengurus Mushola Ath-Tholibin MTs N 2 Muara Enim, Wujudkan Ibadah Ramah Lingkungan

Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Dalam upaya memperkuat tata kelola rumah ibadah sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan, pengurus Mushola Ath-Tholibin MTs N 2 Muara Enim menggelar rapat koordinasi di ruang Kepala Madrasah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan ibadah yang tidak hanya khusyuk, tetapi juga ramah lingkungan. Selasa (24/02/26).

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Umi Misliyani, dan dihadiri oleh pembina keagamaan sekaligus pengurus mushola, Syamsul, Sri, dan Hakim. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai program pembinaan keagamaan, pengelolaan kebersihan mushola, serta penguatan konsep ekoteologi dalam aktivitas ibadah sehari-hari.

Umi Misliyani menegaskan bahwa mushola bukan hanya pusat kegiatan spiritual, tetapi juga sarana pendidikan karakter. “Melalui pengelolaan Mushola Ath-Tholibin yang baik, kita ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan, hemat air saat berwudhu, serta merawat lingkungan sekitar mushola merupakan bagian dari nilai ibadah,” ujarnya.

Konsep ekoteologi menjadi salah satu fokus pembahasan. Para pengurus sepakat untuk mengajak siswa membiasakan perilaku ramah lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik, serta menjaga tanaman di sekitar mushola. Edukasi ini diharapkan membentuk karakter siswa yang religius sekaligus peduli terhadap kelestarian alam.

Selain itu, dalam rapat juga dibahas rencana pelebaran dan renovasi Mushola Ath-Tholibin. Renovasi direncanakan untuk menambah kapasitas ruang ibadah agar lebih nyaman menampung jamaah, khususnya saat salat berjamaah dan kegiatan keagamaan. Konsep renovasi akan mengedepankan prinsip ramah lingkungan, seperti optimalisasi pencahayaan dan sirkulasi udara alami, penghematan penggunaan air, serta penataan taman di sekitar mushola agar lebih hijau dan asri.

Pembina keagamaan, Syamsul, Sri, dan Hakim, menyampaikan komitmennya untuk mendukung program tersebut, baik dari sisi pembinaan maupun penguatan kesadaran siswa dalam menjaga fasilitas mushola setelah dilakukan renovasi. Mereka juga berencana melibatkan siswa dalam gerakan kebersihan dan penghijauan sebagai bagian dari pendidikan karakter berbasis ekoteologi.(Susi)

5 Likes

Author: humas