MTsN 2 Muara Enim Berita Membuka Jendela Madrasah: Janji Transparansi MTsN 2 Muara Enim untuk Publik

Membuka Jendela Madrasah: Janji Transparansi MTsN 2 Muara Enim untuk Publik

Muara Enim (Kemenag Sumsel)—

Di bawah pendar lampu Aula Hotel Amaris Palembang, Rabu malam ini (11/2/2026), sebuah komitmen besar bagi masyarakat Tanjung Enim sedang dirajut. Di tengah suasana malam yang produktif, pimpinan dan tim humas MTsN 2 Muara Enim merapatkan barisan dalam Rapat Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) guna memastikan akses informasi bukan lagi menjadi barang mahal bagi publik.

Hadirnya Kepala Madrasah, Umi Misliyani, bersama Waka Humas Sherly Margita, serta perwakilan tim humas Lia Mariati, M. Arsidi, dan Septian Pratama menandai babak baru layanan informasi. Kehadiran mereka di forum ini membawa misi tunggal yakni memastikan setiap warga madrasah dan orang tua siswa mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan transparan.

Diskusi malam itu terasa kian tajam saat Akhfasy, seorang Pranata Humas yang menjadi pemateri, menekankan target ambisius bagi seluruh Satuan Kerja di bawah Kanwil Kemenag Sumsel untuk mencapai kategori Informatif 100%. Bagi masyarakat, angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan jaminan bahwa tidak akan ada lagi prosedur yang ditutup-tutupi atau birokrasi yang berbelit. Semuanya harus tersaji terang benderang demi kepentingan publik.

“Publik adalah pemilik informasi. Ketika kita mencapai kategori informatif 100 persen, masyarakatlah yang paling diuntungkan karena mereka mendapatkan kepastian dan kebenaran informasi,” tegas Akhfasy di hadapan para peserta rakor.

Komitmen yang dibawa pulang oleh perwakilan tim humas dari pertemuan malam ini akan langsung menyentuh sendi-sendi pelayanan di MTsN 2 Muara Enim. Transformasi ini memungkinkan para orang tua siswa untuk memantau perkembangan kegiatan dan kebijakan madrasah secara seketika melalui kanal digital tanpa harus menunggu lama. Lebih dari itu, masyarakat kini memiliki akses yang lebih luas untuk melihat transparansi program pendidikan, sehingga kepercayaan publik terhadap pengelolaan lembaga semakin kuat berkat data yang valid.

Kepala MTsN 2 Muara Enim, Umi Misliyani, menegaskan bahwa keterbukaan informasi adalah napas baru dalam pelayanan di madrasahnya. Menurutnya, dampak yang paling nyata adalah terciptanya hubungan yang lebih harmonis antara madrasah dan masyarakat.

“Kami ingin orang tua siswa dan masyarakat tidak lagi merasa ada jarak. Dengan keterbukaan informasi hingga seratus persen, publik bisa ikut mengawasi dan memberikan masukan konstruktif, sehingga kami bisa memberikan layanan pendidikan yang benar-benar berkualitas dan bebas dari segala bentuk ketidakpastian,” ungkap Umi dengan optimis.

Malam ini di Hotel Amaris bukan sekadar pertemuan formal, melainkan titik balik bagi MTsN 2 Muara Enim untuk bertransformasi menjadi institusi yang bersih, melayani, dan sepenuhnya mendedikasikan diri untuk kepentingan masyarakat di era digital. (SM)

2 Likes

Author: humas