Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
Rabu (4/2/2026). Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung program Ekoteologi yang dicanangkan Menteri Agama RI, Kepala MTsN 2 Muara Enim Umi Misliyani melakukan peninjauan bibit tanaman di lahan madrasah pada Rabu pagi ini.
Didampingi oleh Pembina 9K Ismiati dan Pembina OSIM Nur Fauziah, Kamad turun langsung memastikan kondisi bibit-bibit tanaman dalam polybag yang telah siap untuk dipindahkan ke lahan terbuka. Berbagai jenis tanaman, mulai dari tanaman obat, sayur-mayur, hingga tanaman hias, tampak tertata rapi di area pembibitan yang berada di sekitar greenhouse madrasah.
Dalam kesempatan tersebut, Umi Misliyani menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari konsep ekoteologi, yakni kesadaran teologis untuk menjaga kelestarian alam sebagai tanggung jawab religius.
“Madrasah harus menjadi pelopor dalam menjaga ekosistem. Melalui program ekoteologi ini, kita mengajarkan kepada seluruh warga madrasah bahwa merawat lingkungan bukan sekadar hobi, melainkan bagian dari iman dan bentuk syukur kita kepada Sang Pencipta,” ungkap Umi Misliyani.
Peninjauan ini mencakup pemeriksaan kesiapan lahan agar memiliki sistem drainase yang baik dan pencahayaan matahari yang cukup. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap bibit unggul yang dipindahkan dapat tumbuh optimal di lingkungan madrasah yang asri.
Pembina 9K MTsN 2 Muara Enim Ismiati menyatakan bahwa keberadaan bibit-bibit ini adalah hasil kerja keras kolaborasi antara guru dan siswa. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dari program penghijauan ini.
“Kami memastikan seluruh bibit dalam polybag ini dalam kondisi sehat sebelum dipindahkan ke lahan. Melalui program 9K, kami ingin menciptakan lingkungan madrasah yang tidak hanya hijau secara visual, tetapi juga memberikan manfaat edukatif bagi siswa. Harapannya, setiap tanaman yang kita tanam hari ini dapat tumbuh subur dan menjadi warisan keasrian bagi generasi mendatang,” ujar Ismiati.
Kehadiran Pembina OSIM dalam peninjauan ini juga menandai rencana keterlibatan aktif para siswa dalam perawatan tanaman nantinya. Dengan melibatkan organisasi siswa, diharapkan muncul rasa memiliki dan tanggung jawab dalam menjaga kebersihan serta keindahan madrasah.
Dengan terlaksananya program ini, MTsN 2 Muara Enim berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi madrasah yang ramah lingkungan, sejuk, dan menjadi tempat belajar yang nyaman bagi seluruh peserta didik. (SM)
