
Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Siswa kelas 9 I MTsN 2 Muara Enim melaksanakan kegiatan praktik Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di ruang kelas dengan bimbingan guru mata pelajaran IPA, Ernita. Kegiatan praktik ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat asam dan basa menggunakan indikator alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Praktik ini dilaksanakan di ruang kelas 9 I. Selasa, (20/1/2026).
Dalam praktik tersebut, peserta didik menguji larutan jeruk sebagai zat asam dan larutan sabun sebagai zat basa. Proses identifikasi dilakukan dengan menggunakan indikator alami kunyit dan pacar air, yang menunjukkan perubahan warna berbeda sesuai dengan sifat larutan yang diuji. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengamati secara langsung konsep asam dan basa yang sebelumnya dipelajari secara teori.
Ernita selaku guru mata pelajaran IPA menyampaikan bahwa pembelajaran praktik sangat penting untuk memperkuat pemahaman peserta didik.
“Melalui praktik langsung dengan indikator alami, siswa lebih mudah memahami konsep asam dan basa. Mereka tidak hanya menghafal teori, tetapi melihat sendiri proses dan hasilnya,” ujar Ernita.
Ia juga menambahkan bahwa penggunaan bahan alami bertujuan untuk melatih kreativitas siswa sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa ilmu pengetahuan dapat diterapkan dengan memanfaatkan lingkungan sekitar.
Kegiatan praktik ini berlangsung dengan antusias. Siswa aktif mengamati perubahan warna, mencatat hasil percobaan, serta berdiskusi dalam kelompok. Suasana pembelajaran menjadi lebih hidup dan menyenangkan.
Kepala MTsN 2 Muara Enim memberikan apresiasi atas pelaksanaan praktik IPA tersebut. Menurutnya, kegiatan pembelajaran berbasis praktik dan eksperimen sederhana seperti ini mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis serta rasa ingin tahu peserta didik.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Muara Enim terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan. (EA)
