
Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Kreativitas tanpa batas kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi MTsN 2 Muara Enim. Pada Selasa (7/10), siswa kelas 9.F melaksanakan praktik Prakarya dengan tema mengolah permukaan bahan melalui teknik pewarnaan tie dye di ruang kelas mereka.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menantang, karena siswa diberi kesempatan menuangkan ide dan imajinasi dalam menciptakan motif unik dengan berbagai ikatan kain serta perpaduan warna.
Salah satu siswi kelas 9.F Shafa Tasya Kamila mengungkapkan kegembiraannya. “Saya sangat senang bisa belajar membuat motif tie dye. Prosesnya seru sekali, terutama saat melihat hasilnya yang berwarna-warni dan tidak ada yang sama. Ini membuat saya semakin semangat untuk berkarya,” ujarnya.
Guru mata pelajaran Prakarya, Lia Mariati menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengasah keterampilan siswa. “Melalui praktik tie dye, siswa belajar bagaimana mengolah bahan dengan teknik kreatif. Mereka juga dilatih untuk teliti, sabar, dan berani bereksperimen. Hasil karya siswa hari ini sungguh membanggakan,” jelasnya.
Kepala MTsN 2 Muara Enim Misliyani turut memberikan apresiasi. “Saya sangat bangga melihat semangat dan kreativitas anak-anak. Kegiatan ini menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya fokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga mendukung keterampilan yang akan berguna bagi kehidupan mereka di masa depan,” ungkapnya.
Dengan kegiatan ini, MTsN 2 Muara Enim terus berkomitmen mencetak generasi yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di era modern. (LM)
